Postingan

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

Gambar
Aku Ingin , puisi karya Sapardi Djoko Damono kembali terngiang kala melihatmu tertidur dengan dahimu yang sedikit berkerut, apa yang sedang kau mimpikan, sayang? Semoga bukan mimpi yang buruk. Betapa aku berharap sentuhan ringan jariku bisa mengurai kerut di dahimu. Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu ... Bait puisi yang indah dan sederhana. Sebelumnya aku pikir mencintai tidaklah sederhana, mencintai adalah sesuatu yang kompleks, sesuatu yang megah, sebuah puncak perasaan dan pengorbanan, seperti pengorbanan kayu yang rela menjadi abu, seperti siklus yang melelahkan.  Tapi ternyata denganmu aku ingin semuanya menjadi sederhana, bahwa sederhana tidak berarti tidak sakral, bahwa sederhana membawa ketenangan, bahwa ketenangan adalah yang aku butuhkan di hidup yang riuh ini. Denganmu aku terus belajar memahami apa itu mencintai, apa itu dicintai. Denganmu rasa lelah tidak menghentikanku untuk terus mencob...

udara panas di bulan Mei

Gambar
Saya kembali lagi ke blog ini, blog yang nggak akan pernah saya lupakan karena sudah menjadi rumah bagiku, yang mau tidak mau yaa.. menerimaku apapun kondisiku, apapun ceritaku. Sudah lima bulan sejak postingan terakhir, tapi untuk sebuah postingan cerita tentang diriku sudah lama sekali. Kupikir tidak akan bercerita tentang diriku sendiri lagi di sini, nyatanya nggak, saya masih merasa harus menuliskannya di sini, rasanya tidak cukup hanya menyampaikan ke telinga sahabat. Ini sudah bulan Mei, sudah jarang hujan dan cuacanya sangat panas. Hari-hari  di akhir pekan ketika sedang terbaring di lantai saat udaranya sangat panas sepanjang hari, saya mulai mengenang kembali perjalanan-perjalanan mendaki gunung di masa lalu. Betapa menyenangkan juga melelahkan, tapi setidaknya udaranya dingin dan saat itu bisa mengobrol dengan teman-teman untuk menghangatkan suasana. Saya benar-benar merindukan perjalanan mendaki gunung, dan sepertinya saya merindukan diri saya yang melankolis menulis k...

Mengagumi Keindahan Duniawi

Gambar
Keindahan duniawi apa yang paling kamu nikmati dan kagumi? Bentangan alam? Perempuan? Uang? Karya Seni? Apapun? Bagiku keindahan itu adalah Ueda Keisuke sebagai Nakahara Chuuya dalam cover Blu-ray & DVD stage play Storm Bringer, lihatlah visual yang sangat mesmerizing aesthetically   eye pleasing ini .  Uechan are you sure you are a human, not artificial intelligence product?  Kadang masih heran sih, kenapa saya berakhir jadi fangirl aktor 2.5 dimensi satu ini, dan secara khusus terobsesi dengan penampilannya sebagai Nakahara Chuuya dan lebih khusus lagi Nakahara Chuuya yang versi Storm Bringer ini. Benar-benar definisi karakter yang keluar dari manga. Sempurna, di mataku. It's like if you can't marry Nakahara Chuuya from Bungo Stray Dogs, marry the actor stage, Ueda still single btw. Ueda sebagai aktor panggung yang bisa dibilang veteran/senior populer banget di Jepang sana, fans di luar Jepang juga lumayan banyak, mungkin karena selalu ikut di stage play anime pop...

Bungo Stage

Gambar
Saya akan kembali membicarakan Bungo Stray Dogs ( please bear with me ) karena setiap buka twitter selalu muncul konten tentang BSD ini. Ya.. memang, sih, saya mengikuti akun fandomnya tentu aja akan selalu muncul postingan berkaitan dengan BSD, hehe. Ditambah saat ini sedang berlangsung pementasan stage play terbarunya, Storm Bringer di Jepang. Setiap hari aktor-aktornya membagikan foto-foto mereka di balik panggung, ahh, jadi ingin sekali menontonnya.  Stage play kali ini mereka menyediakan fasilitas streaming untuk penonton international, jadi bisa nonton streaming live tanpa subtittle, bisa juga akses archive yang sudah ada subtittle. Kesempatan yang sangat menggiurkan bukan. Tapi semenggiurkan apapun logika saya tidak akan membiarkan jari-jari saya membeli tiket streaming seharga 4.200 yen. Teriakan-teriakan "Jangan impulsif kamu!" "Jangan ngadi-ngadi, ya! Kamu punya prioritas lain." selalu terdengar di kepalaku.  Jadi saya memilih untuk bermeditasi di bawah ai...

Wake me up from this oxidizing world of a dream

Gambar
Judul postingan ini adalah kalimat yang dikatakan karakter Dazai Osamu dari seri Bungo Stray Dogs. Entah apa maksudnya hanya saja terasa puitis dan suram.  Cerita Bungo Stray Dogs karya Asagiri sensei ini memang suram, sih. Gak hanya suram tapi juga capek mengikutinya, karena banyak banget side story-nya ... *menangis*. Awalnya kupikir hanya akan mengikuti 3 season anime saja, tapi ternyata sangat menarik dan mengikuti manga juga, lalu ada Bungo Stray Dog Wan! menampilkan karakter versi chibi dan cerita yang jauh lebih ringan.  Eh, ternyata ada light novel juga! Gak tanggung-tanggung ada 9 judul light novel, hhh... 9 judul light novel dan yang selesai kubaca baru 2 judul, satu judul sedang proses dibaca. Semakin kubaca light novelnya semakin bertambah rasa kagum dengan Asagiri sensei, juga semakin bertambah beban pikiran karena cerita masa lalu karakternya sedih nan suram. Bagaimana bisa nonton anime ketawa-ketawa tapi pas baca side story sedih banget sampe bisa nangis. Ada be...

Bungo Stray Dogs

Gambar
Pertama kali melihat nama Osamu Dazai beberapa tahun yang lalu di sebuah postingan seseorang memamerkan buku yang sedang dibacanya, buku Manusia Gagal . Saat itu meski sangat menarik dari sampul dan judulnya, belum membuat saya berniat membacanya. Beberapa bulan lalu kembali diingatkan dengan nama Osamu Dazai lewat drama Korea yang mengadaptasi dari bukunya, drama berjudul Lost menjadi salah satu drama Korea favorit saya, sangat suram dan puitis. Kali ini kembali bertemu dengan nama Osamu Dazai lewat anime Bungo Stray Dogs , tentu saja tetap belum membaca bukunya tapi sudah menjadi fangirl karakter Osamu Dazai di anime ini.   Anime Bungo Stray Dogs menjadi sangat menarik karena nama karakternya diambil dari nama-nama penulis terkenal yang sudah meninggal. Walaupun nama karakter diambil dari nama penulis ceritanya bukan tentang penulis melainkan tentang detektif dan mafia yang bergantian menjaga kota Yokohama. Tapi vibe -nya tetap terasa sastra dari judul setiap episode dan sa...

Kuromyu; The Most Beautiful Death in The World

Gambar
Musical Kuroshitsuji atau biasa disebut Kuromyu ternyata beneran pertunjukan yang indah, pantas saja Ila membicarakannya dengan penuh dedikasi di blognya . Menontonnya di tahun 2022 saja rasanya masih “whoaah”, apalagi dua belas tahun yang lalu pasti termasuk pertunjukan mewah nan elegan. Meski telat tapi sangat bersyukur masih bisa menontonnya karena di kehidupan yang fana ini keindahan Kuromyu layak untuk disaksikan setidaknya sekali seumur hidup. Kuromyu 2 berjudul  The Most Beautiful Death in The World dengan durasi pertunjukan dua jam rasanya tidak ada bosan-bosannya untuk saya yang sudah merasa terikat dengan karakter-karakter Kuroshitsuji, lalu melihat para aktor memerankan karakternya dengan lebih hidup diatas panggung saya jadi mulai merasa terikat dengan aktornya juga. Semua aktor aktingnya keren, kostumnya juga bagus-bagus mirip seperti di anime. Beberapa aktor menurut saya sangat pas dengan karakternya seperti Uehara Takuya sebagai Grell Sutcliff, Ide Takuya sebagai R...

Baka Neko

Gambar
Baru saja menyelesaikan 3 season anime Fruits Basket, membuat saya kembali berpikir karakter dua dimensi memang lebih menarik dan lebih berhasil membuat jatuh cinta, soalnya semua anak-anak keluarga Sohma yang dirasuki roh juunishi (zodiak jepang) digambarkan good looking dan well mannered (tidak semua). Dibanding karakter utama Kyo si baka neko atau Yuki, lebih jatuh cinta dengan Shigure atau Hatori karena seumuran, tentu Kazuma juga masuk list, terlebih karakter Shigure ini begitu menarik bekerja sebagai penulis novel yang rada mesum, terlihat baik, humoris, konyol meski dibalik itu brengsek dan manipulatif, literally ganteng-ganteng anjing. Tapi tidak bisa benci dengan Shigure karena visualnya memanjakan mata dengan lebih sering pakai yukata dan berbagi zodiak yang sama. Di shio, sih, saya masuk shio anjing tapi entah di juunishi tidak menemukan tahun lahir saya.   Awalnya mengira Fruits Basket ini anime tentang basketball membuat saya merasa bodoh, habisnya posternya memper...

Akuma De Shitsuji Desu Kara

Gambar
Keisengan menonton vlog tentang ratu Inggris, Ratu Elizabeth I membawa saya kembali ke serial Kuroshitsuji dan berakhir membaca manga-nya lagi. Seingat saya terakhir membaca manga-nya tiga atau empat tahun yang lalu, itu ketika Ciel yang asli muncul. Karena waktu itu update-nya lama sekali jadi lupa, lalu pas saya cari-cari lagi website manga online ternyata sudah ada 50 chapter baru yang belum saya baca, dan sampai di chapter terbaru pun belum ketahuan siapa nama asli “Ciel” yang selama ini kita kenal. Perjalanan Sebastian sebagai pelayan masih panjang rupanya. Gak puas cuma membaca lanjutan manga yang masih lama update chapter terbarunya lagi, akhirnya lanjut nonton ulang anime dari season 1, season 2, dan semua OVA. Rasanya jadi candu dan gak bisa lepas dari duet Ciel dan Sebastian. Saya gak banyak nonton anime tapi dari beberapa anime yang saya tonton dengan macam-macam genre, pilihan anime terbaik versi saya masih tetap Kuroshitsuji. Bagi saya ceritanya, karakternya, visualnya, os...

Mengagumi Koo Gyo Hwan Dalam Film Jane

Gambar
Setelah melihat penampilan Koo Gyo Hwan di serial D.P. saya jadi tertarik untuk mencari tahu proyek lain yang melibatkannya. Informasi yang saya dapatkan dari internet adalah selain aktor dia juga seorang sutradara; yang sudah membuat 8 film pendek. Bahkan di film Maggie (2018) -salah satu film yang tidak tuntas saya tonton karena gak jelas, kapan-kapan akan saya coba tonton lagi- di sana perannya sebagai aktor, produser, ikut menulis naskah, juga sebagai penyunting naskah dan film. Wow, serba bisa, ya. Idaman rumah produksi yang anggarannya minim.    Di ajang penghargaan Baeksang Arts Award 2018 , Koo Gyo Hwan terpilih sebagai  Best New Actor  lewat film Jane. Saya melihat videonya ketika ia menerima penghargaan itu, penampilannya agak berbeda dengan aktor lainnya yang mengenakan setelan jas. Dia memakai kemeja gombrong dan rambut panjangnya dikuncir, saya langsung membatin; ah, ini mah mas-mas anak teater yang biasa nongkrong di Taman Ismail Marzuki. Khas karakter ...

D.P.: Ketika Menjalankan Kewajiban Seperti Menggadaikan Kewarasan

Gambar
Satu alasan saya tertarik mengikuti serial original Netflix D.P. alias Deserter Pursuit adalah Jung Hae In yang berperan sebagai polisi militer, Ahn Jun Ho. Lalu berakhir menyukai ketiga tokoh sentral dalam serial ini; Sersan Park Beom Go, Kopral Han Ho Yeol dan Prajurit Ahn Jun Ho. Setelah saya menonton beberapa film dan drama Korea Selatan yang mengangkat isu sosial membuat saya berpikir menjadi warga Korea Selatan (jika nasibnya tidak terlalu beruntung) haruslah benar-benar kuat menjaga kewarasan. Hidup sebagai perempuan terasa berat karena budaya patriarki yang hampir selalu menyudutkan dan tidak menghargai perempuan baik di keluarga maupun di dunia kerja, belum lagi standar kecantikan yang absurd. Hidup sebagai laki-laki harus mengabdi pada negara selama 2 tahun di satuan militer, bukan kehidupan militernya yang bisa bikin gila tapi budaya senioritas yang bobrok, khususnya di satuan militer yang disorot dalam serial D.P. ini. Kehidupan militer yang setiap hari harus latihan fisik...

Good Night Irene

Gambar
  That day Irene asked, “Over there. Those things that look like marshmallows. Whay are they called?” . . . Anyway, is it still fine write something here? I want write something but since I dedicate this blog for my “interesting life moment” (and a few shitpost, of course) but turn out nothing “fun” happen for these past years. So, there is nothing interesting to write about. I’m barely living my life well, however so far I think I managed to survived the second wave of the pandemic in this country. Tidak bisa menulis lebih dari itu dalam bahasa Inggris walaupun sebenarnya ingin. Jadi, saya akan mulai cerita tentang drama yang baru saja saya selesaikan dan sangat ingin saya bicarakan … yah, tidak ada lagi yang menarik untuk ditulis selain film dan drama yang sudah saya tonton.   Drama Korea When the Weather Is Fine atau I’ll Go to You When the Weather is Nice menjadi drama yang paling saya nikmati. Drama underrated memang, ratting nya rendah karena memang tipe...