Postingan

Menampilkan postingan dengan label #ChitChatNN

#ChitChatNN Tradisi yang Diributkan

Gambar
Karena masih dalam suasana lebaran, saya mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1441 H, mohon maaf bila ada tulisan di sini yang tidak berkenan di hati. Dalam rubrik ChitChatNN kali ini, saya dan Nika akan membahas salah satu yang diributkan orang-orang di sosial media baru-baru ini yaitu tentang kirim-kiriman hampers lebaran. Tidak ada yang baru sebenarnya, kirim-kiriman bingkisan, hadiah atau parsel di hari raya sudah biasa terjadi dari dulu, seperti yang sering saya katakan, tidak ada yang baru di bawah matahari, lalu mengapa diributkan, ya? Baca tulisan Nika di sini Hampers Kekinian source Alasannya mungkin ada beberapa orang yang baru mengetahui kata hamper yang terdengar asing dan aneh, mungkin karena harga hamper yang lebih mahal dari harga parsel pada umumnya, mungkin ada yang tidak setuju penggunaan kata hamper yang menurutnya lebih cocok menggunakan kata parsel, mungkin karena beberapa orang iri karena tidak mendapatkan satu pun *masukkan gambar ipin iri bilang bos* he...

ChitChatNN: Hidup Begitu Melelahkan, Mari Istirahat Sebentar

Gambar
credit: @amlptrk Setelah beberapa purnama akhirnya menulis bareng lagi dengan Nika. Kalau dengan Nika tentunya akan membahas hal-hal yang ramai dibicarakan, kali ini tentang toxic positivity . Hhh… istilah apalagi ini… Lebih baik baca tulisan Nika terlebih dulu di #ChitChatNN : Toxic Positivity , setelahnya baru balik lagi ke blog ini. Tidak balik lagi juga tidak apa-apa, sih. Rasanya lelah sekali dengan society these days yang mempermasalahkan hal apapun setiap harinya, atau hanya saya yang terlampau mengasingkan diri? Setelah masalah anxiety karena toxic people kemudian berusaha untuk spread positive vibes lalu ini malah yang terlihat positif dibilang racun juga. Sepertinya serba salah menjalani hidup dalam society . Tapi mungkin kurang lebihnya saya pernah merasakan kesalnya terpapar yang disebut toxic positivity . Suatu waktu saya dinasehati oleh kakak sepupu, semua kata-katanya sangat logis dan bernada positif tapi sialnya suasana hati saya mendadak menjadi su...

#ChitChatNN: Hidup Damai Tanpa Orang Rese

Gambar
source Akhir-akhir ini jadi sering dengar atau baca orang-orang membahas toxic people, meski sudah sejak dahulu kala orang-orang toxic ini ada and maybe we used to call it “orang rese”. Entah saya kurang peka atau gimana tapi sejauh ini saya gak terlalu merasa terganggu dengan keberadaan orang-orang rese di lingkungan terdekat atau karena saya seenggak begitu pedulinya, entahlah. Jadi saya pikir mau menulis tentang ini agaknya kurang referensi tapi setelah membaca tulisan Nika saya jadi tersadar, ternyata saya juga pernah merasa sangat terganggu dan kesal berhadapan dengan orang rese seperti itu. Dulu, sih, ketika saya SMP, teman yang tadinya saya anggap sahabat (yang mana itu adalah mitos belaka) dengan entengnya membicarakan curhatan saya sama teman-teman kelas dan berakhir jadi bahan candaan. Kemudian efeknya saya jadi orang tertutup, pendiam, lose faith in the name of sahabat sampai sekarang. Sungguh rese dan menyebalkan itu orang. Kemarin juga ada yang cerita ...

Kecemasan sebagai Penyiksaan Diri

Gambar
Saya hampir lupa kalo saya punya blog yang mestinya diisi postingan-postingan baru secara berkala, saking penuhnya pikiran saya tentang kamu. Jadi saya minta kamu jangan terlalu mendominasi di pikiran saya, terima kasih. Baiklah, kami (saya dan Nika) ingin menghidupkan chitchatNN lagi dengan bahasan yang serius dan berat terkait anxiety. Tapi mengingat saya belum mampu menulis hal-hal semacam itu maka saya akan menuliskan kegelisahan saya saja alias curhat. Jadi ada baiknya membaca tulisan Nika terlebih dulu tentang  Anxiety . Seperti yang sudah dijelaskan Nika dalam blognya, social anxiety atau kecemasan sosial itu bisa dialami siapa saja terlebih di kehidupan modern, bahkan rasanya sudah merupakan hal biasa jika mengalami kecemasan-kecemasan seperti itu terlebih didukung dengan sosial media yang oleh sebagian besar penggunanya dibuat untuk arena pameran semata. Kecemasan berangkat dari ketidakpastian. Perasaan di mana kita tidak merasa yakin akan sesuatu, dan memunc...

#ChitChatNN: Meet Me in The Pouring Rain

Gambar
source Masih ingat adegan Ji Eun Tak duduk di sebuah halte yang sedang turun hujan sambil memandangi daun maple dan mendengarkan radio? “ On this rainy night, what is your umbrella? The voice that responds when you call. The memories of seeing the same thing at the same time. The first time you matched each other’s pace. Did someone come to mind? Yes, that’s the person…” -Radio DJ Ketika hujan turun kayaknya banyak jiwa yang seketika jadi emosional. Ada yang langsung memainkan musik sendu. Ada yang menuliskannya menjadi puisi atau lirik lagu. Ada yang membuat minuman hangat untuk teman duduk. Ada yang memandang air hujan jatuh ke tanah, baik secara langsung maupun dari balik jendela lalu mengawang, jauh … menuju masa lalu atau mencipta angan-angan yang dinginkan. Ada juga yang misuh-misuh karena banjir dan macet (ini hanya berlaku di daerah tertentu aja, sih). Lalu yang gue lakukan tak lain adalah tidur. Tau, kan, kalau tidur di tengah hujan deras itu merupakan sebua...

#ChitChatNN : Air dan Api

Gambar
Anniversary , identik dengan harapan dan kebahagiaan. Harapan? Entah kenapa, bagi gue, itu cuma kayak mesin waktu yang membawa duka. Untuk orang yang terlanjur dihancurkan harapannya, itu gak akan berarti apa-apa. Ada yang bilang,”Kita itu beda, gak akan pernah bisa bersama.” Wait, what ? Menurut gue, untuk bisa bersama, gak harus selalu sama. Yang artinya, berbeda itu bukan menjadi halangan untuk bersama. Misal: kamu yang suka mengalah, dia yang berbuat ulah. Atau, kamu yang selalu memaafkan, dia yang selalu berbuat kesalahan. Bersama itu berarti, mau secara bersama-sama berjuang untuk perasaan yang sama. Cinta. Selalu menjadi alasan kenapa orang rela melakukan segalanya. Gue pernah punya satu cerita, suatu hari, perempuan moody bertemu dengan laki-laki yang keras kepala. Lalu, suatu hari juga, laki-laki itu menyerah. Menurutnya, mereka tidak bisa bersama. Dengan alasan berbeda. Menurut perempuan, tidak, mereka bisa melewati masa-masa sulit it...

#ChitChatNN: The Best Day

Gambar
Pernah mengenang sesuatu ketika mendengarkan sebuah lagu? Gue sih, iya. Waktu dengerin lagu The Best Day nya Taylor Swift gue langsung terbayang-bayang sosok bapak gue yang lagi naik sepeda dan boncengin anak kecil, anak kecilnya itu gue. Naik sepeda keliling Monas dan Pasar Baru. Hanya kami berdua. Kenangan yang manis dan hangat. Maka lagu ini jadi lagu favorit gue. Walau liriknya menyebut ‘ayah’, tapi sebenarnya Taylor membuat lagu ini khusus untuk ibunya, Andrea Swift. Untuk ibunya yang selalu bersamanya, yang selalu mendukungnya dan selalu mendengarkan semua ceritanya. Tapi pas bikin lagu ini Taylor menyembunyikannya dari sang ibu. Taylor juga diam-diam rekaman lagu ini di studio. Semata-mata untuk memberi kejutan ke ibunya. Lagunya menceritakan tentang keseharian Taylor bersama ibunya ketika dirinya masih kecil, video musiknya juga dari rekaman-rekaman pribadi ketika Taylor masih bayi dan anak-anak. Musiknya tuh sederhana, tapi liriknya meng...

#ChitChatNN: Apalah Arti Sebuah Nama Makanan

Gambar
Sungguh awalnya gue gak peduli sama artis-artis yang bisnis makanan dan mengklaim makanan itu khas daerah yang cocok untuk oleh-oleh. Bodo amat. Tapi suatu waktu ada temen gue yang kasih link ini (Keluhan Netizen ...) , isinya artikel yang membahas perjuangan seseorang mendapatkan makanan produk salah satu artis di Jogja. Pas gue baca, kok gemes ya? Antara mau ngetawain tapi kesel juga mau menghakimi. Apa sih, yang bikin mereka penasaran sampai rela antri seharian cuma buat mendapatkan cake dan pastry yang gue yakin rasanya gak lebih baik dari cake dan pastry yang dijual di toko kue di mall-mall besar, yang mana bisa didapatkan dengan mudah dan cepat tanpa harus ke suatu daerah dan antri seharian. Sis, apa sih yang dicari? Apa rasanya? Apa karena artisnya? Apa karena . . . duh, please deh, ya biar kekinianlah! Okay. Sebenarnya bebas ya, dan memang terserah mereka (si artis-artis) mau bisnis apaan aja, bebas mau buka toko kue di mana aja, gak apa-apa, terserah mereka ...

#ChitChatNN: Kegiatan di Bulan Ramadan

Gambar
source Rasa-rasanya waktu berlalu begitu cepat, ya. Sekarang kita sampai di minggu terakhir di bulan Ramadan, sedih. Sedih, menjelang akhir dan gak banyak peningkatan yang gue capai. Tapi kita harus tetap semangat ya, dan semoga makin rajin ibadahnya. Jadi, pada i’tikafnya di mall apa di masjid, nih? He he Gue sama Nika lagi ngomongin kebiasaan yang kita lakukan di bulan Ramadan, nih. Bulan Ramadan ini memang spesial banget, jadi pasti ada hal-hal yang kita lakukan spesial hanya di bulan Ramadan. Tapi gue mendadak lupa kebiasaan yang hanya gue lakukan di bulan Ramadan, soalnya dua tahun terakhir ini gak banyak kebiasaan yang berubah selain bangun jauh lebih awal buat sahur. Kalau dulu pas masih sekolah sih, gue sering bantuin emak nyiapin makanan buat buka puasa, terus bantuin bikin kue buat lebaran. Sekarang udah sibuk kerja dan udah gak tinggal sama emak jadi udah gak ribet nyiapin makanan, tinggal beli aja di jalan. Selain jam bangun tidur yang berubah, semuanya sama ...

#ChitChatNN: 5 Pilihan Makanan untuk Buka Puasa di Perjalanan

Gambar
Tim buka puasa di jalan mana suaranyaaa???! Momen sahur dan berbuka puasa mungkin adalah momen yang paling dinanti di bulan Ramadan, momen kebersamaan dimana semua anggota keluarga ngumpul dan makan makanan yang sudah disiapkan emak dengan penuh cinta. Duh . . . yang anak kos jangan baper, yak (ngomong sama diri sendiri). Memang nikmat Tuhan mana lagi yang kau dustakan, buka puasa di rumah bareng keluarga, makan masakan rumah. Tapi itu hanya angan belaka buat kita masyarakat urban yang tinggal dan beraktivitas di Jakarta, yang sialnya sering kejebak macet berjam-jam di jam rush hour kayak jam pulang kerja, padahal pulangnya udah satu atau dua jam lebih awal dari biasanya tapi tetep aja kejebak macet. Itu . . . apalagi gue yang jam pulang kerjanya gak berubah, mana harus menempuh perjalanan lintas kota, duh.  Malahan pas adzan magrib masih di kereta, jadi harus bawa bekel buat buka puasa. Sunnahnya sih, cukup air putih dan kurma dengan jumlah ganjil, tapi gue bosen jug...

#ChitChatNN : Gak Harus Cantik yang Penting Senyum dengan Tulus

Gambar
Yo! Sudahkah kamu nonton film Beauty and The Beast ?   Indah ya, filmnya? Nika sampai terkagum-kagum gitu. Kagum gak hanya dengan filmnya tapi juga dengan pemainnya, dan katanya ngefans banget sama Emma Watson. Emma Watson memang agaknya mirip dengan Belle, cantik, attitudenya baik, suka baca buku. Tentu aja itu jadi daya tarik yang sangat menarik. Iya, karena perempuan yang hanya cantik itu lama-lama membosankan, am I wrong? Nah, baca nih tulisan Nika tentang fangirling-nya dia dengan Emma Watson dan pandangannya tentang perempuan cantik,  #ChitChatNN: Gak Harus Cantik Tapi... Kalau Nika memilih Emma Watson untuk mempresentasikan perempuan yang gak hanya cantik, maka gue akan memilih aktris korea yang lagi hits sebagai contoh, Kim Go Eun. Tau kan? Itu loh pemeran Ji Eun Tak di drama Goblin, hehe. Banyak yang bilang Go Eun itu gak cantik, tapi sudahkah mereka melihat senyumnya yang bersinar itu? Memang awalnya juga gue berpikir, kenapa pemain utama perempua...